Para pengusaha yang tergabung dalam Yayasan Bhakti Persatuan (YBP), Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa (PERPIT) Jatim, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), Surabaya Peduli Bangsa (SPB) menggelar buka puasa bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin M.A, beserta jajaran, di Victory Ballroom LT 8, Hotel Ciputra Surabaya, Selasa 18 Maret 2025.
Dalam acara itu, Alim Markus Ketua Pembina YBP dan Hermawan Santoso Ketua YBP menyerahkan secara simbolis 1.000 paket sembako kepada Pangdam V Brawijaya untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Hermawan Santoso dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian paket sembako menjadi agenda rutin para pengusaha YBP, PERPIT Jatim, PMTS dan SPB.
Lebih lanjut, Hermawan mengatakan bahwa saat ini ekonomi tidak baik baik saja, bahkan bisnis pun tidak bagus, sehingga berdampak kepada masyarakat bawah.
"Satu paket sembako yang kami berikan berisi; 5kg beras, 1 ltr minyak goreng, 1 kg gula, kopi, garam Kapal, mie instan, kecap dan aneka sabun. Sayangnya kami tidak bisa memasukkan ayam dan tempe, tapi mereka sudah terbantu dengan beras, mie, minyak goreng, gula tadi. Semoga bantuan sembako yang tidak seberapa ini bermanfaat bagi penerimanya," harap Hermawan Santoso yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengusaha yang berpartisipasi.
Pada kesempatan itu, Alim Markus bersyukur Yayasan Bhakti Persatuan sebagai tuan rumah menyelenggarakan buka puasa bersama.
"Sebentar lagi lebaran, hari ini kita buka puasa bersama dengan suasana sangat akrab dan bahagia," ujar Alim Markus juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi saat ini membuat para pengusaha menjerit.
Walau begitu, Alim Markus sebagai pengusaha tetap memperhatikan karyawan dengan memberikan THR, menyisihkan keuntungan untuk masyarakat tidak mampu.
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A mengucapkan terima kasih atas undangan berbuka puasa bersama para pengusaha yang tergabung dalam YBP, PERPIT Jatim, PMTS dan SPB.
Pangdam berharap situasi ekonomi nasional segera pulih kembali. "Kondisi ini dampak dari ekonomi global, mudah mudahan masyarakat Surabaya tetap hidup normal," ujarnya.
Ia juga berharap pengusaha Surabaya dan sekitarnya bisa menjaga lingkungan masing masing, khususnya pembinaan karyawan.
"Kami meminimalisir kerawanan yang ada, termasuk menjelang Hari Raya. Kami selalu memikirkan aspek keamanan, karena berpengaruh terhadap ekonomi. Tidak ada negara maju jika keamanan tidak kondusif. Walau sumber daya alam melimpah seperti di Afrika, namun situasi terus berkonflik, sehingga negara itu tidak akan maju," jelasnya.
Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A mengapresiasi pemberian paket sembako untuk masyarakat pra sejahtera. Dia berharap pemberian paket sembako tidak hanya di bulan Ramadhan saja.
"Para pengusaha kami mohon kalau ada rejeki sisihkan untuk masyarakat yang membutuhkan," imbaunya.
Hadir dalam acara; Hidayat Alim Ketua PERPIT Jatim, David Widodo Ketua Surabaya Peduli Bangsa, H.A
Nurawi Ketua Koordinator PMTS, Teguh Kinarto, Budhi Tanuwijaya, Hadi Gunawan, Sutoto Yakubus, Chandra Wurianto Woo, jajaran direksi PT Prosam Plano, Pek Sugiarto Pangestu Ketua Adi Jasa, dan lain lain. (Red)
0 komentar:
Posting Komentar